Kita lanjutkan kembali konfigurasi server
Debian kita. Jika pada tahap sebelumnya kita membahas Instalasi dan Konfigurasi Web Server Debian 6 Squeeze,
maka sekarang kita lanjutkan ke tahap berikutnya untuk membahas Instalasi
CMS WordPress pada Web Server Debian 6 Squeeze.
Sebelum
kita menginstall wordpress ke dalam web server, terlebih dahulu kita
mendownload software wordpress dari http://www.wordpress.org. Untuk mengetahui alamat
detail atau link download softwarenya, terlebih dahulu kita buka alamat web
page wordpress menggunakan PC Host (Windows 7) saya. Di halaman utama
situs tersebut biasanya terdapat link download software wordpress terbaru.
Catatlah alamat link download software wordpress tersebut agar nanti kita dapat
mendownloadnya dari server Debian menggunakan perintah wget.
Dalam tutorial ini, link download software wordpress adalah http://www.wordpress.org/latest.zip.
Setelah mengetahui alamat link untuk download wordpress, maka
selanjutnya mendownloadnya menggunakan PC Debian server. Sebelum
mendownloadnya, sekarang saya berada pada direktori/home/habib/Downloads/,
agar nanti hasil download berada dalam direktori Downloads tersebut. Anda dapat
menempatkan hasil download pada direktori apa saja.
1. Download
software wordpress dari alamatnya situsnya. Dalam tutorial ini alamat situsnyahttp://www.wordpress.org/latest.zip. Gunakan perintah wget.
2. Setelah
proses download selesai, cari di mana anda menyimpan CMS WordPressnya. Karena
saya sudah menyimpannya di direktori Downloads, maka saya akan masuk ke
direktori Downloads dengan perintah:
3. Selanjutnya
tampilkan isi direktori Download.
4. Dari
tampilan isi direktori Downloads di atas, terdapat sebuah file berformat zip bernamalatest.zip, merupakan sofware
wordpress yang harus terlebih dahulu kita ekstrak. Perintah ekstraknya adalah:
Note: Jika perintah unzip belum dikenal, berarti unzip command belum terinstal
pada Debian anda, maka Install unzip dengan perintah:
Selanjutnya lihat
perubahan isi pada direktori /Downloads
5. Pindahkan
hasil extraksi tersebut ke direktori /var/www/. Anda juga
dapat mengubah namanya dengan nama yang lain.
6. Selanjutnya
anda pindah ke direktori /var/www/, dan lihat apakah direktori wordpress sudah ada di sana.
Masuk ke direktori wordpress
dan pastikan di dalamnya terdapat file wp-config-sample.php.
7. Copy
file wp-config-sample.php tersebut
menjadi wp-config.php di
dalam direktori yang sama.
8. Lihat
hasil pengcopian file tersebut.
9. Lakukan
pengeditan pada file wp-config.php
Ganti script seperti
pada gambar sebelah kanan berikut:
10. Simpan konfigurasi di atas dengan Ctrl + O lalu y dan ENTER dari
keyboard.
11. Masuk ke
direktori /etc/apache2/sites-available. Pastikan di dalamnya ada
terdapat filedefault.
12. Buat
VirtualHost baru dengan cara mengcopy file default di atas, dan ganti namanya menjadiwordpress di dalam direktori yang sama.
Selanjutnya edit isi
file wordpress
Ubah dan tambah script
seperti tampak pada gambar sebelah kanan berikut:
13. Jangan
lupa untuk menyimpan konfigurasi sript di atas.
.
.
14. Non
aktifkan host default, kemudian reload apache2.
Aktifkan
VirtualHost wordpress dan
reload kembali apache2.
Sekarang kita pindah
pada PC client (Windows XP). Jalankan web browser, kemudian ketikkansmknbi.net/phpmyadmin pada address bar. Gunakan user root dan masukkan passwordnya untuk login.
Buat
database baru dengan nama wordpress pada kolom [Ciptakan database baru]
>> [Ciptakan]. Kemudian perhatikan pada panel sebelah kiri akan
muncul menu wordperss.
15. Selanjutnya instal CMS wordpress dar PC client
dengan cara mengetikkan pada address bar:smknbi.net/wordpress/install.php.
Kemudian cari tombol [Install] dan ikuti langkah-langkah instalasi
wordpress yang ditunjukkan pada panduannya.
16. Jika cara di atas tidak bisa, ketikkan pada address
bar: smknbi.net/wp-admin.
Selanjutnya cari tombol [Install]
dan ikuti panduan instalasi wordpress berdasarkan petunjuk yang ditampilkan di
layar.
17. Jika
instalasi wordpress sudah selesai, maka untuk mengisi dan mengubah content
wordpress dilakukan dengan mengetikkan smknbi.net/wp-admin pada address bar web browser. Masukkan user admin dan passwordnya, kemudian pilih tombol [Log
In].
18. Selanjutnya
isilah kontent web server menggunakan wordpress sesuai keinginan anda. Untuk
itu anda harus menguasai cara membuat web dengan wordress. Jika anda sudah
terbiasa dengan membuat blog wordpress atau blogspot, maka anda akan lebih mudah
merancang dan mengisi web server ini.
Sampai di
sini tahap Instalasi CMS WordPress pada Web Server Debian telah selesai dilakukan, selanjutnya yang akan dibahas
adalah Instalasi
dan Konfigurasi DHCP Server Debian 6 Squeeze serta Routing Internet dari Client.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar