Baiklah para sobat semua, kita bertemu kembali dalam
pembahasan tentang cara membuat server dengan menggunakan Debian 6 Squeeze.
Jika pada pertemuan sebelumnya sudah dibahas cara Instalasi CMS
WordPress di Web Server Debian 6 Squeeze. Sekarang kita akan
lanjutkan dengan membahas Instalasi dan Konfigurasi DHCP Server Debian
6 Squeeze serta Routing ke Internet dari PC Client.
Secara sederhana, DHCP
Server berfungsi untuk memberikan IP address secara otomatis kepada PC client
(istilah lainnya “menyewakan” IP address kepada PC client),
sehingga PC client tersebut dapat terkoneksi ke dalam jaringan. Terhubungnya PC
client ke dalam jaringan akan memudahkan dalam mengakses seluruh sumber daya
yang ada dalam jaringan, seperti sharing printer, internet, sharing data, dan
sebagainya. Langkah-langkah pembuatan DHCP Server pada Debian 6 Aqueeze sebagai
berikut:
1. Install terlebih dahulu paket dhcp3-server,
dengan perintah:
2. Restart hasil konfigurasi terhadap file isc-dhcp-server.
Sekarang kita
konfigurasi IP address pada PC client, dalam hal ini menggunakan Windows XP.
Langkah pertama klik kanan pada ikon [My Network Places] di desktop
>> [Properties].
Klik kanan pada [Local
Area Connection] >> [Properties]
Pada tab [General]
>> [Internet Protocol (TCP/IP)] >> [Properties]
Pada tab [General]
>> [Obtain an IP address outomatically] >> [Obtain
DNS server address automatically] >> [OK] >> [Close].
Selanjutnya masih dari
properties Local Area Connection, klik [Support]
>> [Detail]. Sekarang cek apakah PC client (Windows XP) sudah
mendapatkan IP dhcp dari server.
3. Berdasarkan gambar di atas, ternyata PC client
(Windows XP) sudah mendapatkan IP dhcp dari Debian yang baru saja kita
konfigurasi sebagai DHCP server. IP dhcp yang diperoleh adalah 192.168.100.100.
Dengan demikian, maka konfigurasi DHCP Server sudah berhasil.
4. Langkah selanjutnya adalah konfigurasi pada
server agar client dapar routing ke internet, sehingga client dapat mengakses
internet. Untuk itu edit isi file ip_forward yang terdapat
pada direktori /proc/sys/net/ipv4/.
Ganti script angka “0”
menjadi angka “1” pada halaman tersebut. Kemudian simpan.
Kemudian kita sharing koneksi internet dari
modem ke interface VirtualBox. Dalam tutorial ini saya menggunakan Windows 7
sebagai PC Host (operator) di mana sudah terinstal aplikasi VirtualBox. Karena
koneksi internet pada PC Host ini menggunakan modem USB (SmartFren), maka
langkah pertama untuk sharing internet dari PC Host (Windows 7) ke Debian
Server yang ada di VirtualBox adalah dengan membuka jendela Network
and Sharing Center. Caranya, dari Taskbar, klik ikon “∆” (Show
hidden icons) >> pilih ikon Interface network >>
[Open Network and Sharing Center].
Pilih [Wireless
Terminal] >> tab [General] >> [Properties]
>> tab [Sharing] >> ceklist padaAllow other network
users to connect through this computer’s internet connection. Kemudian
pilih [VirtualBox Host-Only Network]. Selanjutnya ceklist pada kedua
kotak di bawahnya (nomor 7 dan 8) >> [OK].
Kemudian kita cek IP
addres interface VirtualBox Host-Only Network. Langkah-langkahnya lihat urutan
langkah-langkah pada gambar berikut:
5. Selanjutnya edit isi file sysctl.conf yang
terdapat dalam direktori /etc/.
Lalu edit isi file ini
dengan membuang tanda # yang terletak di depan scriptnet.ipv4.ip_forward=1.
Lihat pada gambar berikut. Jika sudah selesai, disimpan.
6. Selanjutnya buat routing dengan mengatur iptables agar
client dapat koneksi ke internet melalui server Debian. Konfigurasi terhadap
isi file rc.local pada direktori /etc/.
Buat ketentuan firewall
agar server atau router Debian dapat melakukan routing paket data dengan
cara me-masquerading-kan (memanipulasi) paket
data yang dilewatkannya. Tambahkan ketentuan tersebut di atas kata exit
= 0, sehingga script-nya seperti gambar berikut ini. Setelah
selesai disimpan.
Untuk menguji hasil
konfigurasi routing, jalankan web browser dari PC client (Windows XP). Isikan
pada address bar alamat situs yang akan dipanggil, misalnya http://www.google.com.
Jika
sudah ditampilkan
seperti gambar berikut, maka DHCP Server kita sudah berfungsi dengan baik.
Dari gambar di atas,
maka PC client sudah terkoneksi ke internet dengan menggunakan IP dhcp yang
diperolehnya dari Server Debian 6 Squeeze yang baru saja kita konfiguras.
Demikianlah cara Install dan Konfigurasi DHCP Server Debian 6 Squeeze
serta Routing ke Internet dari PC Client. Tahap selanjutnya adalah membahas
tentang Instalasi
dan Konfigurasi FTP Server Debian 6 Squeeze.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar